Selasa, 08 Desember 2015

05.50
Berita Lempang :

Gunung Sinabung Meletus Lagi

Gunung sinabung di kabupaten Karo, provinsi Sumatra Utara telah meletus dan memuntahkan abu vulkanik hari sabtu (13/16). Para pihak berwenang telah memantau gunung setinggi 2.460 meter itu sejak tanggal 2 juni, statusnya dinaikan ke tingkat waspada tertinggi karena ukuran larva gunung itu yang membesar.
Wendy Cahya, seorang pejabat di pos pemantauan gunung itu mengatakan abu panas yang disemburkan pada hari sabtu bergerak menuruni lereng gunung sejauh tiga kilo meter ke arah tenggara.

Berita Bertafsir :

Surono, Ahli Gunung Berapi : Sinabung Itu Gunung Malas
           
Secara resmi, sejak awal agustus 2013, surono memasuki masa pensiun dan diangkat sebagai staf ahli bidang tata ruang pada kementrian energi. Namun, ketika gunung sinabung meletus, ia menjadi salah satu pakar yang ditugaskan kesana. Bagaimana tidak, sebagai kepala pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi pada 2006 hingga juni 2013, gunung itu termaksud dalam pantauannya.
Mbah Rono, begitu bilau akrab disapa, menyebut sinabung itu gunung api yang malas. Pasalnya dia meletus pada 1600, kemudian dia istirahat dalam waktu yang sangat panjang. Baru pada 2010 ( Agustus – September) meletus lagi, dan pada 2013, 204 sampai akhir 2015 ini. Sinabung mengalami kondisi tidak normal sejak 7 oktober 2007. Statusnya waspada terus karena tidak segera meletus.

Berita Investigasi :

Praktik Pencurian Seng Bantuan Bencana Gunung Sinabung Oleh Oknum PNS BPBD Pemkab Karo
Hingga kini, kasus pencurian seng yang dilakukan oleh oknum PNS BPbD pemkab karo, masih terus menjadi perbincangan hangat. Firma Firdaus Sitepu, selaku anggota DPRD karo angkat bicara mengenai kasus ini. “Jika ada ditemukan indikasi penyelewengan di lapangan, saya harapkan BPK secepatnya melakukan proses audit total untuk selanjutnya diserahkan ke aparat penegak hukum demi proses hukum selanjutnya, sebab sangat tidak manusiawi dana bantuan untuk pengungsi diselewengkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab”, tegasnya.
            Informasi yang didapat, jumlah bantuan seng yang diterima BPBD karo berkisar 188.853 lembar seng dengan perincian dari PT.Pelni 1000 lembar, NN 11.00 lembar, tenda WFP 7.782 lembar, BNPB pusat 151.000 lembar, gereja bala keselamatan 1.530 lembar, PTP 111.500 lembar, dan PHRI karo 500 lembar, serta FK BUMN 12.000 lembar. Pasca tertangkapnya tujuh orang tersangka kemarin, Ebenhezer Surant Sitetu oknum PNS BPBD pemkab karo selaku otak pelaku yang melarikan diri dan masih diburu polres karo.

Berita Mendalam :
Gunung Sinabung Potensi Erupsi

            Gunung sinabung di kabupaten karo, Sumatra Utara, masih terus mengeluarkan awan panas dengan intensias yang relatif sangat tinggi. “Pada hari selasa, terjadi guguran lava pijar sejauh 700-1.500 meter kearah tenggara-timur dan 35 kali guguran”, kata kepala pusat datainformasi dan humas Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) dia menjelaskaa, pada selasa kemarin pukul 11.11 WIB, terjadi awan panas guguran sejauh 2.500 meter ke sektor tenggara-timur dengan tinggi kolom abu vulkanis 1.500 meter. “Dengan kondisi itu, status gunung sinabung tetap awas (level 4)”. Ujar Sutopo. Denga status ini, radius 6 KM di sisi timur dan 7 KM di sisi tenggara – selatan gunung tetap dikosongkan. Kondisi itu, kata dia, menyebabkan 3.152 kepada keluarga (KK) atau 11.114 jiwa harus tetap berada di 10 pos pengunsian. Selain itu, 2.053 KK (6.179) masih harus menetap di hunia sementara sambil menunggu relokasi
Posting Lebih Baru
Previous
This is the last post.

0 komentar:

Posting Komentar