Berita
Lempang :
Gunung Sinabung Meletus Lagi
Gunung sinabung di kabupaten Karo, provinsi Sumatra Utara
telah meletus dan memuntahkan abu vulkanik hari sabtu (13/16). Para pihak
berwenang telah memantau gunung setinggi 2.460 meter itu sejak tanggal 2 juni,
statusnya dinaikan ke tingkat waspada tertinggi karena ukuran larva gunung itu
yang membesar.
Wendy Cahya, seorang pejabat di pos pemantauan gunung itu
mengatakan abu panas yang disemburkan pada hari sabtu bergerak menuruni lereng
gunung sejauh tiga kilo meter ke arah tenggara.
Berita
Bertafsir :
Surono, Ahli Gunung Berapi : Sinabung Itu Gunung Malas
Secara resmi,
sejak awal agustus 2013, surono memasuki masa pensiun dan diangkat sebagai staf
ahli bidang tata ruang pada kementrian energi. Namun, ketika gunung sinabung
meletus, ia menjadi salah satu pakar yang ditugaskan kesana. Bagaimana tidak,
sebagai kepala pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi pada 2006 hingga
juni 2013, gunung itu termaksud dalam pantauannya.
Mbah Rono, begitu bilau akrab disapa, menyebut sinabung itu
gunung api yang malas. Pasalnya dia meletus pada 1600, kemudian dia istirahat dalam
waktu yang sangat panjang. Baru pada 2010 ( Agustus – September) meletus lagi,
dan pada 2013, 204 sampai akhir 2015 ini. Sinabung mengalami kondisi tidak
normal sejak 7 oktober 2007. Statusnya waspada terus karena tidak segera
meletus.
Berita Investigasi :
Praktik
Pencurian Seng Bantuan Bencana Gunung Sinabung Oleh Oknum PNS BPBD Pemkab Karo
Hingga kini, kasus
pencurian seng yang dilakukan oleh oknum PNS BPbD pemkab karo, masih terus
menjadi perbincangan hangat. Firma Firdaus Sitepu, selaku anggota DPRD karo
angkat bicara mengenai kasus ini. “Jika ada ditemukan indikasi penyelewengan di
lapangan, saya harapkan BPK secepatnya melakukan proses audit total untuk
selanjutnya diserahkan ke aparat penegak hukum demi proses hukum selanjutnya,
sebab sangat tidak manusiawi dana bantuan untuk pengungsi diselewengkan oleh
oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab”, tegasnya.
Informasi yang didapat, jumlah bantuan seng yang diterima BPBD karo berkisar 188.853 lembar seng dengan perincian dari PT.Pelni 1000 lembar, NN 11.00 lembar, tenda WFP 7.782 lembar, BNPB pusat 151.000 lembar, gereja bala keselamatan 1.530 lembar, PTP 111.500 lembar, dan PHRI karo 500 lembar, serta FK BUMN 12.000 lembar. Pasca tertangkapnya tujuh orang tersangka kemarin, Ebenhezer Surant Sitetu oknum PNS BPBD pemkab karo selaku otak pelaku yang melarikan diri dan masih diburu polres karo.
Informasi yang didapat, jumlah bantuan seng yang diterima BPBD karo berkisar 188.853 lembar seng dengan perincian dari PT.Pelni 1000 lembar, NN 11.00 lembar, tenda WFP 7.782 lembar, BNPB pusat 151.000 lembar, gereja bala keselamatan 1.530 lembar, PTP 111.500 lembar, dan PHRI karo 500 lembar, serta FK BUMN 12.000 lembar. Pasca tertangkapnya tujuh orang tersangka kemarin, Ebenhezer Surant Sitetu oknum PNS BPBD pemkab karo selaku otak pelaku yang melarikan diri dan masih diburu polres karo.
Berita Mendalam :
Gunung
Sinabung Potensi Erupsi
Gunung
sinabung di kabupaten karo, Sumatra Utara, masih terus mengeluarkan awan panas
dengan intensias yang relatif sangat tinggi. “Pada hari selasa, terjadi guguran
lava pijar sejauh 700-1.500 meter kearah tenggara-timur dan 35 kali guguran”,
kata kepala pusat datainformasi dan humas Badan Nasional Penganggulangan
Bencana (BNPB) dia menjelaskaa, pada selasa kemarin pukul 11.11 WIB, terjadi
awan panas guguran sejauh 2.500 meter ke sektor tenggara-timur dengan tinggi
kolom abu vulkanis 1.500 meter. “Dengan kondisi itu, status gunung sinabung
tetap awas (level 4)”. Ujar Sutopo. Denga status ini, radius 6 KM di sisi timur
dan 7 KM di sisi tenggara – selatan gunung tetap dikosongkan. Kondisi itu, kata
dia, menyebabkan 3.152 kepada keluarga (KK) atau 11.114 jiwa harus tetap berada
di 10 pos pengunsian. Selain itu, 2.053 KK (6.179) masih harus menetap di hunia
sementara sambil menunggu relokasi
0 komentar:
Posting Komentar